3 Kru Km Lambelu Di Duga Positif Corona Dilarang Sandar | Yostanabe
Yostanabe - Penumpang KM Lambelu Dilarang Sandar Dengan Penumpang 233 orang ,Pemerintah Kabupaten Sikka di Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melarang seluruh penumpang, dan anak buah kapal (ABK) KM Lambelu untuk turun dari kapal milik Pelni. Pasalnya, tiga orang ABK diduga positif terpapar Covid-19
Sebanyak 233 penumpang kapal Pelni KM. Lambelu, yang tiba sejak 02.30 WITA, tidak diizinkan untuk singgah di Pelabuhan L. Say Maumere.
Video Pilihan
penumpang kapal dan 95 anak buah kapal (ABK) kapal tersebut belum diizinkan pulang ke rumah masing-masing, karena harus menjalani masa karantina di kota Maumere selama 14 hari penuh.
Kepanikan Para penumpang KM Lambelu Terlihat dari Beberapa Vang Beredara di Sosial Media
"
Kami masih menanti kepastian informasi (ABK positif) itu dari pemerintah Sikka," katanya, Selasa (7/4/2020).
Diketahui, KM Lambelu yang berlayar dari Tarakan Kalimantan Timur memuat 233 penumpang termasuk ABK. Setiba di perairan Maumere Kabupaten Sikka, Senin 02.30 Wita kapal milik PT Pelni itu dilarang bersandar di pelabuhan Lorens Say Maumere. Petugas kesehatan lalu melakukan pemeriksaan terhadap seluruh awak dan penumpang.
Dapatkan Tips Menarik Setiap Harinya!
- Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
- Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi
- Dapatkan Ebook Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari AdSense
Belum ada Komentar untuk "Kepanikan Penumpang KM Lambelu"
Posting Komentar
Catatan Untuk Para Jejaker